• Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Jumat, Maret 27, 2026
  • Login
  • Register
Kawan Islam
Advertisement
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login
No Result
View All Result
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login
No Result
View All Result
Kawan Islam
No Result
View All Result

Hitam di Tengah Kemacetan

M. Zahri Johan by M. Zahri Johan
Juni 4, 2020
in Cerpen, Kisah Inspiratif
Hitam di Tengah Kemacetan

Tulisan Lain(Dibaca Kawanmu)

Memetik Buah Hikmah dari Pohon di Badar

KESETIAAN CINTA ZAINAB DAN ABUL ‘ASH

Mimpi Hari Perhitungan

  • 0shares
  • 0
  • 0
  • 0

Tin-tin!

Suara klakson dari arah depan, samping, sampai jauh di belakang saling bersahutan. Jalan raya semakin padat merayap. Panas dan terik matahari semakin menyengat. Helaan napas pun terasa panas. Kepulan asap dari knalpot-knalpot bocor pun tak terhindarkan. Bahkan, di hadapanku kini, cerobong asap dari salah satu bus keluar.

Hyuuuh!

Cepat-cepat aku menangkis asap hitam pekat itu agar menjauh dariku. Ah sial, kenapa aku tidak mengenakan masker saja? Bodoh! Umpatku dalam hati. Kaca helm segera kuturunkan, sebagai antisipasi kalau bus umum dan hampir tak layak pakai itu mengeluarkan kentutnya lagi.

Tin-tin!

Klakson-klakson dari banyak kendaraan bermotor saling beradu. Tak peduli seberapa banyak orang yang terganggu. Yang paling terpenting adalah aku sampai tujuan dengan cepat! Semakin siang, jalanan semakin padat merayap dan macet tak dapat terhindarkan.

Seperti banyak pengendara sepeda motor lainnya, mencari celah antar kendaraan besar menjadi hal biasa, melaju perlahan, berbelok-belok, saling lempar klakson, mengerem ndadak, bahkan sampai mengumpat. Ah iya, ada satu hal lagi yang dilupakan, dalam keadaan macet seperti ini, mereka—termasuk aku—melupakan orang-orang pejalan kaki yang sebenarnya ada hak untuk menyeberang.

“Tunggu! Bukankah menyeberang harusnya di zebra cross?” tanyaku pada diri sendiri. Kulihat, jalan kota yang sering kulalui ini tak ada zebra cross, lalu bagaimana nasib para pejalan kaki?

Trabas saja!

Mereka juga tahu kalau para pengendara juga tergesa-gesa!

Lihat saja, mereka akan mengalah!

Pikiranku kelayapan. Mencari berbagai asumsi untuk dibenarkan. Egoku mendesakku untuk terus melaju tanpa henti kecuali dihentikan oleh traffic light merah.

*****

“Kenapa Bapak berhenti?” tanyaku dengan polosnya.

Bapak tak menjawab, malah tersenyum dan mengangguk setelah melihat sepasang suami istri yang sudah tua berjalan melewati kami. Orang tua itu mengangguk ke arah bapak lengkap dengan senyuman yang mengembang. Seketika mobil dan motor yang hendak melintas juga berhenti. Menunggu sepasang suami istri yang sudah tua itu lewat—menyeberang ke ujung jalan.

Aku tersenyum.

Tak lama motor matik yang kami naiki melaju. Bahkan orang-orang yang sempat terhenti pun melaju. Karena penasaran, aku menengok orang tua tadi, mereka melihatku lalu tersenyum dan melambaikan tangan.

“Walaupun terlihat kecil, tetapi sangat berharga bagi orang tua tadi, kan, Nak?” lirih Bapak yang tetap fokus berkendara.

Seketika aku terdiam.

*****

Deg!

Tak jauh dari pandanganku, seorang laki-laki paruh baya dengan tongkat di tangan kananya berhenti di ujung trotoar. Aku masih mengamatinya sesekali melaju perlahan atas matik yang kunaiki. Sedangkan orang-orang tak henti-hentinya mengklakson, saling berebut jalan kosong agar cepat terbebas dari macet.

Semakin lama jarakku dengan laki-laki paruh baya itu semakin dekat. Lelaki paruh baya itu mulai melangkah ke jalan. Tongkat di tangan kanannya terketuk-ketuk di atas aspal jalan raya. Di lengan tangan kirinya penuh dengan koran.

Jalan raya semakin ramai, sesak, dan macet. Bahkan ketika jalan raya ada celah sesenti pun, kendaraan bermotor datang menyerbu dengan berdesak-desakan. Tak ada yang mau mengalah.

Tin-tin!

Lelaki paruh baya itu masih mengetuk-ngetukkan tongkatnya di atas aspal jalan raya. Sedangkan orang-orang yang melewati lelaki tersebut tidak peduli.

“Hei, tolong berhenti sejenak! Pelankan laju kendaraanmu!”

Seketika kendaraan bermotor yang melaju berhenti. Orang-orang tanpa perintah dengan sepakat menoleh ke samping kanan, kiri, depan, dan belakang untuk mencari sumber suara. Semua pasang mata tertuju padaku; lelaki berjaket, helm, dan tas ransel yang serba hitam.

Aku benci melakukan hal ini, menjadi pusat perhatian di tengah kemacetan kota. Tetapi apa boleh buat, hanya ini yang bisa kulakukan untuk lelaki paruh baya yang kuketahui ternyata buta.

“Terima kasih, Nak, semoga rezekimu selalu melimpah.” Lelaki paruh baya kembali melangkah di trotoar seberang jalan dengan raut muka bahagia.

Aamiin, terima kasih, Pak Tua! Batinku.

  • 0shares
  • 0
  • 0
  • 0
Tags: kemacetan
Previous Post

Sang Pecinta

Next Post

JILBAB

M. Zahri Johan

M. Zahri Johan

M. Zahri Johan #Aktivitas a. Ketua Ponpes Progresif Fathimah al-Amin b. Guru MAN 2 Kota Semarang c. Pengasuh kawanislam.com # Motto Karakter adalah dasar prestasi

Related Posts

Memetik Buah Hikmah dari Pohon di Badar
Hikmah & Muhasabah

Memetik Buah Hikmah dari Pohon di Badar

Desember 12, 2023
KESETIAAN CINTA ZAINAB DAN ABUL ‘ASH
Hikmah & Muhasabah

KESETIAAN CINTA ZAINAB DAN ABUL ‘ASH

Desember 12, 2023
Mimpi Hari Perhitungan
Hikmah & Muhasabah

Mimpi Hari Perhitungan

November 2, 2022
Bahloel Tindak Haji
Cerpen

Kaji Bahloel

November 2, 2022
Bahloel Tindak Haji
Cerpen

Bahloel Tindak Haji

November 2, 2022
Please login to join discussion

Recommended

Panggilan Haji

Panggilan Haji

April 13, 2021

Kompetisi Meditasi

Oktober 27, 2018

Don't miss it

9 Mukjizat Nabi Musa
Pengetahuan Islam

9 Mukjizat Nabi Musa

Agustus 29, 2020
Khotmil Qur’an dan Arwah Jama’, Santri Fathimah Al-Amin Peringati Haul dengan Spirit Al-Qur’an
Acara

Khotmil Qur’an dan Arwah Jama’, Santri Fathimah Al-Amin Peringati Haul dengan Spirit Al-Qur’an

Maret 17, 2026
Green Chemistry, untuk Lingkungan yang Lebih baik
Islam dan Sains

Green Chemistry, untuk Lingkungan yang Lebih baik

Juni 4, 2020
NIQAB
Pengetahuan Islam

NIQAB

Juni 2, 2020
Acara

Belajar untuk Menampilkan Wajah Islam yang Damai

Oktober 27, 2018
Sejarah Maulid Nabi saw
Hukum

Sejarah Maulid Nabi saw

Juni 4, 2020

KawanIslam.com merupakan media remaja Islam Indonesia untuk..

Categories

  • Acara
  • Agama
  • Akhlak
  • Artikel
  • Berita
  • Cerpen
  • Forum Rohis
  • Hikmah & Muhasabah
  • Hukum
  • Islam dan Sains
  • Kirim ke kawanislam
  • Kiriman Pembaca
  • Kisah Inspiratif
  • Kolom Guru & Orang Tua
  • Konsultasi
  • Pengetahuan Islam
  • Psikologi
  • Qur'an & Hadits
  • Sejarah dan Budaya
  • Video
  • World

Browse by Tag

akhlak cerpen cinta rasul Dakwah era digital demokrasi forum guru forum orang tua Haji hikmah hukum Humor Ibnu Athaillah Indonesia Islam islam dan sains islam nusantara karakter anak kebahagiaan Kesabaran kisah sufi Man 2 Semarang maulid nabi Nabi Ibrahim nafs NKRI pendidikan karakter Rohis sains Sains islam santriprogresif Sejarah sejarah islam sholat khusyu' sirah Nabawi siroh spiritualitas beragama sufi tafsir tafsir kontekstual Tajul Arus Taqwa tasawuf tokoh sufi Toleransi Umrah

Recent News

Apakah Agama Hanya Ilusi? Membaca Kritik Sigmund Freud Terhadap Iman

Apakah Agama Hanya Ilusi? Membaca Kritik Sigmund Freud Terhadap Iman

Maret 17, 2026
Puncak Haul Pendiri Pesantren Fathimah Al-Amin Dipadati Jamaah, Keteladanan Zuhud Kembali Dihidupkan

Puncak Haul Pendiri Pesantren Fathimah Al-Amin Dipadati Jamaah, Keteladanan Zuhud Kembali Dihidupkan

Maret 17, 2026

© 2018 KawanIslam - Web Developer KawanIslam.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
BELAJAR DARI KEDERMAWANAN OZIL DAN POGBA

Hitam di Tengah Kemacetan

 
Etika Ber-Pilpres
No Result
View All Result
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login

© 2018 KawanIslam - Web Developer KawanIslam.

 
Send this to a friend