• Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Kamis, Februari 19, 2026
  • Login
  • Register
Kawan Islam
Advertisement
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login
No Result
View All Result
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login
No Result
View All Result
Kawan Islam
No Result
View All Result

Sifat Iffah Untuk Membatasi Diri dalam Pergaulan

Implementasi dalam Bergaul

Nuha Rahmadiah Khoirunnisa by Nuha Rahmadiah Khoirunnisa
Agustus 30, 2023
in Agama, Akhlak
Sifat Iffah Untuk Membatasi Diri dalam Pergaulan

Tulisan Lain(Dibaca Kawanmu)

Tajul Arus: Bahaya Maksiat

Tajul Arus: Bekas Maksiat

Tajul Arus: Mudharat Maksiat

  • 1share
  • 0
  • 0
  • 1

Kehidupan manusia tidak lepas dari kegiatan interaksi dalam pergaulan, baik interaksi dengan keluarga, sekolah dan masyarakat. Pergaulan sangat berpengaruh dalam kehidupan sehari hari terhadap terbentuknya akhlak. Dalam pergaulan sehari- hari ineteraksi yang dilakukan harus diarahkan kepada terbentuknya akhlak mulia sehingga pembinaan akhlak seperti sopan santun, rasa hormat, berbakti kepada orang tua mejaga kebersihan mulai tertanam seiring berjalannya waktu. Terciptanya akhlak mulia membutuhkan proses pembinaan yang panjang yang diawali oleh keluarga, sekolah dan masyarakat. pembinaan akhlak mulia merupakan bagian dari pendidikan islami yang terus menerus dilaksanakan agar dapat membentuk akhlak mulia dan dapat menerapkannya dalam kehdupan sehari-hari.

Sebagaimana yang kita ketahui, bahwa kata akhlak berasal dari kata al-akhlaqu yang berarti tabi’at kelakuan, perangai, tingkah laku, karakter, budi pekerti, dan adat kebiasaan. Menurut imam Al-Ghazali “Akhlak ialah gambaran keadaan jiwa berupa sifat-sifat yang sudah mendarah daging yang mendorong dilakukannya perbutan-perbuatan dengan mudah lagi gampang tanpa berfikir panjang”

Rasulullah yang menjadi teladan umat muslim pun telah menerapkan akhlak mulia agar umatnya dapat mencontoh perilaku mulia yang nabi lakukan. Rasulullah juga menyatakan bahwa kehadiran beliau sebagai nabi dan rasul di muka bumi ini adalah untuk menyempurnakan akhlak. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

إنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمَ صَالِحَ الْأَخْلَاقِ

“Sesungguhnya aku hanyalah diutus untuk menyempurnakan akhlak yang luhur.” (HR. Ahmad)

Salah satu akhlak mulia Rosulullah Saw, ialah memiliki kemuliaan diri, kehormatan diri, dan menahan diri yaitu iffah. Sifat iffah perlu kita contoh dan kita tanamkan sejak dini, dan di terapkan dalam kehidupan sehari hari, baik di rumah maupun dalam masyarakat. (Nurulhaq et al. n.d.)

Sifat iffah merupakan sifat yang timbul dalam diri seorang muslim untuk mencegah perkara yang diharamkan dan rasa untuk menjauhi perkara yang buruk. Sifat iffah juga dapat dimaknai sebagai usaha memelihara kesucian tubuh. Seorang muslim yang telah tertanam dalam dirinya sifat iffah akan selalu membatasi dirinya agar tidak melakukan perbuatan maksiat dan berusaha menjauh dari hal-hal yang diharamkan. Sifat iffah adalah sifat mulya yang amat dicintai oleh rasulullah. Karena ketika seseorang telah tertanam dalam dirinya sifat iffah akan lahir akhlak terpuji lainnya seperti sabar, qanaah, jujur, santun dan timbul sikap sikap mulya lainnya  seperti sikap waro’,sikap welas, dan sikap-sikap terpuji lainnya.

Namun dapat kita lihat nilai sikap iffah dizaman sekarang mudah menurun karena adanya perkembangan IPTEK yang berkembang pesat, contohnya seperti hujatan yang bisa dilakukan melalui media sosial. Sangat mudah di zaman sekarang untuk melakukan cemooh kepada seseorang yang bahkan tidak dikenal, Hal ini dapat mengurangi nilai sikap iffah yang telah tumbuh dalam diri umat muslim. Karena ketika kita melihat sesuatu yang tidak sesuai syariat atau norma di media sosial lalu ikut melakukan hujatan yang dilakukan oleh orang-orang dimedia sosial atau biasa disebut dengan netizen yang bahkan kita pun tidak mengenal seseorang yang kita hujat di media sosial. Sehingga ketika melakukan hujatan kita tidak merasa malu atas apa yang kita perbuat karena tidak tampak di depan mata. hal tersebut sama saja dengan meningglkan perintah allah yaitu berkatalah dengan benar.

وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّة ضِعْفًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْل ذَا سَدِيدًا

“Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar.” (Surat Annisa’, Ayat 9)

Untuk memperbaiki dari hal yang buruk hendaknya kita tidak meninggalkan nasehat ulama, karena nasehat ulama mendekatkan pada perintah Alloh dan rosul-Nya. Sebaliknya maka dari itu ketika sikap iffah sudah mendarah daging dalam diri umat muslim. Maka kita akan lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas di kehidupan sehari-hari dan media sosial. Karena pribadi yang telah tertanam sikap iffah akan menjauhi perkara-perkara yang tidak disukai allah dan menjauhi hal-hal yang diharamkan dalam agama islam.

 

DAFTAR PUSTAKA

Nurulhaq, Dadan, Miftahul Fikri, Habibah Nur Azizah, Fitria Nada Rohmah, and Ghina Fadlilah Sukmara. n.d. “Urgensi Iffah Bagi Masyarakat Sekolah.”

  • 1share
  • 0
  • 0
  • 1
Tags: #bergauldengansikapiffah#sikapiffah
Previous Post

Transformasi Sosial

Next Post

Bai’ah Aqabah

Nuha Rahmadiah Khoirunnisa

Nuha Rahmadiah Khoirunnisa

Related Posts

Tajul Arus: Terhalang dari Munajat
Akhlak

Tajul Arus: Bahaya Maksiat

Desember 18, 2025
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat
Akhlak

Tajul Arus: Bekas Maksiat

Desember 18, 2025
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat
Akhlak

Tajul Arus: Mudharat Maksiat

Desember 18, 2025
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat
Akhlak

Tajul Arus: Dosa kecil dan Dosa Besar

Desember 17, 2025
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat
Akhlak

Tajul Arus: Siapa mau Membeli Daganganku?

Desember 17, 2025
Please login to join discussion

Recommended

“The Great Game”   

“The Great Game”  

Juni 4, 2020
Rintangan Menulis? Yuk Simak Cara Mengatasinya

Rintangan Menulis? Yuk Simak Cara Mengatasinya

Desember 4, 2024

Don't miss it

Rahasia Manusia (3)
Akhlak

Makna Syahadat

Juni 4, 2020
DEMONusaSyuraKRASI
Artikel

DEMONusaSyuraKRASI

Juni 3, 2020
Kiriman Pembaca

PROBLEMATIKA DAN SOLUSI PARKIR DI SEKOLAH

November 6, 2018
Ayat-Ayat Riba
Pengetahuan Islam

Ayat-Ayat Riba

Juni 4, 2020
Ekonomi ‘Syariah’ atau Kerakyatan ?
Artikel

Ekonomi ‘Syariah’ atau Kerakyatan ?

Juni 3, 2020
Gunung Pelangi di Cina
Islam dan Sains

Gunung Pelangi di Cina

Juni 4, 2020

KawanIslam.com merupakan media remaja Islam Indonesia untuk..

Categories

  • Acara
  • Agama
  • Akhlak
  • Artikel
  • Berita
  • Cerpen
  • Forum Rohis
  • Hikmah & Muhasabah
  • Hukum
  • Islam dan Sains
  • Kirim ke kawanislam
  • Kiriman Pembaca
  • Kisah Inspiratif
  • Kolom Guru & Orang Tua
  • Konsultasi
  • Pengetahuan Islam
  • Psikologi
  • Qur'an & Hadits
  • Sejarah dan Budaya
  • Video
  • World

Browse by Tag

akhlak Amin Syukur cerpen cinta rasul Dakwah era digital demokrasi forum guru forum orang tua Haji hikmah Ibnu Athaillah Indonesia Islam islam dan sains islam nusantara karakter anak kebahagiaan Kesabaran kisah sufi Literasi maulid nabi Maulud Muhammad nafs NKRI NU pendidikan karakter renungan Rohis sains Sains islam Sejarah sejarah islam sirah Nabawi solusi spiritualitas beragama sufi tafsir tafsir kontekstual Tajul Arus Taqwa tasawuf tokoh sufi Toleransi Umrah

Recent News

Tajul Arus: Terhalang dari Munajat

Tajul Arus: Bahaya Maksiat

Desember 18, 2025
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat

Tajul Arus: Bekas Maksiat

Desember 18, 2025

© 2018 KawanIslam - Web Developer KawanIslam.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Rahasia Manusia (5)

Sifat Iffah Untuk Membatasi Diri dalam Pergaulan

 
Mengenal Diri Sendiri: Jalan Menuju Kebijaksanaan Sejati
No Result
View All Result
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login

© 2018 KawanIslam - Web Developer KawanIslam.

 
Send this to a friend