• Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
  • Register
Kawan Islam
Advertisement
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login
No Result
View All Result
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login
No Result
View All Result
Kawan Islam
No Result
View All Result

Jaminan Surga di Balik Sebuah Titipan: Mengupas Keutamaan Akad Wadī’ah

oleh : Novi Nur Azizah (Santri Pondok Pesantren Progresif Fathimah Al-Amin)

Iffah Arabia by Iffah Arabia
Desember 17, 2025
in Qur'an & Hadits
Jaminan Surga di Balik Sebuah Titipan: Mengupas Keutamaan Akad Wadī’ah

Tulisan Lain(Dibaca Kawanmu)

Separuh Iman yang Sering Terlupakan: Mengapa Bersuci Bukan Hanya Soal Fisik?

Mengapa Nabi Ismail?

Doa Pamungkas Nabi Ibrahim

  • 0shares
  • 0
  • 0
  • 0

Bab al-wadī’ah (titipan) dalam Islam adalah pembahasan mengenai akad penyerahan harta tertentu dari pemiliknya kepada pihak lain untuk dijaga dan dipelihara secara sukarela, dengan janji bahwa harta tersebut akan dikembalikan secara utuh ketika diminta. Berdasarkan hadis yang ada di dalam kitab Bulughul Maram, penjaga titipan tidak wajib menanggung ganti rugi ketika terjadi kerusakan atau kehilangan harta yang telah dititipkan, selama orang yang dititipi harta tidak melakukan kelalaian, kesengajaan, atau penyalahgunaan. Namun, jika orang yang dititipi terbukti bersalah, seperti menggunakan barang titipan tanpa izin, menyimpannya di tempat yang tidak aman, atau menolak mengembalikan harta, maka ia wajib menanggung ganti rugi atas kesalahan yang terjadi. Akad titipan ini berakhir jika barang dikembalikan, atau jika salah satu pihak (pemilik atau orang yang dititipi) meninggal dunia.

Akad wadī’ah (الوديعة) adalah bab fikih muamalat yang mengatur tata cara perjanjian penitipan, di mana seseorang menyerahkan hartanya kepada orang lain, tujuannya untuk menjaga harta. Secara etimologi, wadī’ah berarti sesuatu yang ditinggalkan, sedangkan dalam terminologi syariat, wadī’ah merujuk pada penyerahan harta kepada seseorang yang dipercaya agar harta tersebut dijaga dan dipelihara secara sukarela tanpa adanya imbalan yang disyaratkan. Akad wadi’ah didasari oleh prinsip tolong-menolong dan menjaga harta sesama muslim.

Akad wadī’ah bersifat akad sukarela dan amanah. Ketika seseorang menerima titipan, ia secara hukum fikih disebut sebagai mustauda’ (penjaga titipan), dan ia diwajibkan untuk menjaga harta tersebut seperti ia menjaga hartanya sendiri, atau setidaknya menyimpannya di tempat yang dianggap aman. Menerima titipan adalah sunnah jika seseorang mampu menjaganya, sedangkan bagi pemilik harta, menitipkan harta menjadi wajib jika ia khawatir harta tersebut akan rusak atau hilang jika berada di tangannya sendiri.

Akad wadī’ah bersifat tidak mengikat, sehingga kedua belah pihak berhak mengakhiri perjanjian kapan saja. Akad wadī’ah berakhir ketika titipan dikembalikan kepada pemilik harta, atau jika salah satu pihak meninggal dunia. Di mana harta titipan harus diserahkan kepada ahli waris pemilik harta. Dan jika penjaga meninggal, harta tersebut diambil untuk dikembalikan kepada pemilik.

Hadis-hadis yang Berkaitan dengan Wadī’ah

Hadis pertama yang berhubungan dengan wadī’ah terdapat dalam salah satu riwayat, di mana Rasulullah memerintahkan kita untuk menunaikan amanah dan melarang kita berkhianat, walaupun kepada orang yang telah mengkhianati kita. Dalam salah satu hadisnya, Nabi bersabda;

أَدِّ الأَمَانَةَ إِلَى مَنِ ائْتَمَنَكَ وَلاَ تَخُنْ مَنْ خَانَكَ

Artinya, “Tunaikanlah amanah kepada orang yang mempercayaimu, dan janganlah engkau berkhianat terhadap orang yang berkhianat kepadamu.” (HR Bukhari, Abu Daud, at-Tirmidzi at-Thabrani).

Dalam riwayat lain, Rasulullah menjanjikan surga bagi siapa saja yang menjaga enam hal dalam kehidupannya. Ketika para sahabat bertanya apa saja yang dimaksud dari enam hal tersebut, beliau menjawab bahwa salah satunya adalah jangan berkhianat ketika dipercaya. Dalam hadisnya, Nabi bersabda:

تَكَفَّلُوْا لِي سِتًّا أَتَكَفَّلُ لَكُمْ بِالْجَنَّةِ، قَالُوْا: وَمَا هِيَ يَا رَسُوْلَ اللهِ، قَالَ: إِذَا حَدَّثَ أَحَدُكُمْ فَلَا يَكْذِب، وَإِذَا وَعَدَ فَلَا يُخْلِفْ، وَإِذَا

اؤْتُمِنَ فَلَا يَخُنْ، وَغُضُّوا أَبْصَارَكُمْ، وَاحْفَظُوا فُرُوجَكُمْ، وَكُفُّوا أَيْدِيَكُمْ

 Artinya, “Berjanjilah kepadaku untuk menjaga enam hal, niscaya aku akan menjamin surga bagi kalian. Para sahabat bertanya, ‘Apa saja itu, wahai Rasulullah?’ Nabi menjawab, ‘Jika salah seorang di antara kalian berbicara, maka jangan berdusta; jika berjanji, maka jangan mengingkari; jika dipercaya, maka jangan berkhianat; tundukkanlah pandangan kalian; jagalah kemaluan kalian; dan tahanlah tangan kalian (dari berbuat kezaliman).” (HR Anas bin Malik).

Hadis yang berkaitan dengan wadī’ah juga Rasulullah tegaskan dalam salah satu riwayat, bahwa setiap tangan bertanggung jawab penuh atas apa yang diambilnya hingga ia mengembalikannya. Nabi bersabda:

عَلَى الْيَدِ مَا أَخَذَتْ حَتَّى تُؤَدِّيَهُ

 Artinya, “Tangan bertanggung jawab atas apa yang diambilnya hingga ia mengembalikannya.” (HR al-Baihaqi, an-Nasa’i, dan Ahmad).

Bahkan ketika Rasulullah mendapatkan perintah untuk hijrah ke Madinah, beliau tetap menjaga amanah yang telah dititipkan kepadanya. Sebelum berangkat, beliau menitipkan barang-barang titipan tersebut kepada Ummu Aiman. Selain itu, beliau juga menugaskan Ali bin Abi Thalib untuk tetap tinggal di Makkah sementara waktu guna mengembalikan titipan-titipan tersebut kepada pemiliknya.

وَقَدِ اسْتَوْدَعَ رَسُولُ اللَّهِ وَدَائِعَ الْقَوْمِ وَكَانَ يُسَمَّى فِي الْجَاهِلِيَّةِ لِقِيَامِهِ بِهَا مُحَمَّدًا الْأَمِينَ، فَلَمَّا أَرَادَ الْهِجْرَةَ إِلَى الْمَدِينَ تَرَكَهَا عِنْدَ أُمِّ أَيْمَنَ وَخَلَّفَ عَلِيًّا عَلَيْهِ

Artinya, “Rasulullah telah menerima titipan dari kaum Quraisy, dan sejak masa jahiliyah, beliau dikenal dengan sebutan Muhammad al-Amin (Muhammad yang terpercaya) karena selalu menjaga amanah dengan penuh tanggung jawab. Ketika beliau hendak berhijrah ke Madinah, Nabi meninggalkan barang-barang titipan tersebut kepada Ummu Aiman dan meninggalkan Ali bin Abi Thalib di Makkah (untuk mengembalikan titipan-titipan itu kepada pemiliknya).”

Secara keseluruhan, bab wadī’ah mengajarkan pentingnya menjaga kepercayaan, menetapkan standar keamanan yang harus dipenuhi oleh penjaga, dan memberikan batasan hukum yang adil mengenai kapan seseorang harus mengganti kerugian atas harta orang lain dan kapan ia dibebaskan dari kewajiban tersebut.

  • 0shares
  • 0
  • 0
  • 0
Source: Novi Nur Azizah
Via: Iffah Arabia
Tags: Akad Wadi'ahBulughul MaramHadis
Previous Post

Tajul Arus: Dosa kecil dan Dosa Besar

Next Post

Separuh Iman yang Sering Terlupakan: Mengapa Bersuci Bukan Hanya Soal Fisik?

Iffah Arabia

Iffah Arabia

Related Posts

Jaminan Surga di Balik Sebuah Titipan: Mengupas Keutamaan Akad Wadī’ah
Qur'an & Hadits

Separuh Iman yang Sering Terlupakan: Mengapa Bersuci Bukan Hanya Soal Fisik?

Desember 17, 2025
Lebih Utama Mana: Qurban atau Aqiqah?
Pengetahuan Islam

Mengapa Nabi Ismail?

Juni 25, 2023
Panggilan Haji
Pengetahuan Islam

Doa Pamungkas Nabi Ibrahim

November 8, 2022
PUNCAK TAQWA
Akhlak

PUNCAK TAQWA

September 15, 2020
TAQWANYA PARA PENDAKI
Akhlak

TAQWANYA PARA PENDAKI

September 15, 2020
Please login to join discussion

Recommended

Memotret Perkembangan Islam dari Waktu ke Waktu

Memotret Perkembangan Islam dari Waktu ke Waktu

Juni 4, 2020
Fundamentalisme Agama

Fundamentalisme Agama

Juni 3, 2020

Don't miss it

Rahasia Malam Nisfu Sya’ban
Cerpen

Malam – Malam Maulud (1)

Juni 4, 2020
Artikel

Ucapanmu Tidak Bisa Dipegang, tapi Bisa Discreenshot

November 1, 2018
Memetik Buah Hikmah dari Pohon di Badar
Akhlak

Pelajaran dari Uhud

Desember 17, 2025
HAPPINESS : The End
Akhlak

HAPPINESS : Part 3

Juni 3, 2020
Sejarah Maulid Nabi saw
Hukum

Sejarah Maulid Nabi saw

Juni 4, 2020
Lakum Dinukum Wa Liya Diin
Pengetahuan Islam

Lakum Dinukum Wa Liya Diin

Juni 4, 2020

KawanIslam.com merupakan media remaja Islam Indonesia untuk..

Categories

  • Acara
  • Agama
  • Akhlak
  • Artikel
  • Berita
  • Cerpen
  • Forum Rohis
  • Hikmah & Muhasabah
  • Hukum
  • Islam dan Sains
  • Kirim ke kawanislam
  • Kiriman Pembaca
  • Kisah Inspiratif
  • Kolom Guru & Orang Tua
  • Konsultasi
  • Pengetahuan Islam
  • Psikologi
  • Qur'an & Hadits
  • Sejarah dan Budaya
  • Video
  • World

Browse by Tag

akhlak Amin Syukur cerpen cinta rasul Dakwah era digital demokrasi forum guru forum orang tua Haji hikmah Ibnu Athaillah Indonesia Islam islam dan sains islam nusantara karakter anak kebahagiaan Kesabaran kisah sufi Literasi maulid nabi Maulud Muhammad nafs NKRI NU pendidikan karakter renungan Rohis sains Sains islam Sejarah sejarah islam sirah Nabawi solusi spiritualitas beragama sufi tafsir tafsir kontekstual Tajul Arus Taqwa tasawuf tokoh sufi Toleransi Umrah

Recent News

Tajul Arus: Terhalang dari Munajat

Tajul Arus: Bahaya Maksiat

Desember 18, 2025
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat

Tajul Arus: Bekas Maksiat

Desember 18, 2025

© 2018 KawanIslam - Web Developer KawanIslam.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Mengapa Nabi Ismail?

Jaminan Surga di Balik Sebuah Titipan: Mengupas Keutamaan Akad Wadī'ah

 
Separuh Iman yang Sering Terlupakan: Mengapa Bersuci Bukan Hanya Soal Fisik?
No Result
View All Result
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login

© 2018 KawanIslam - Web Developer KawanIslam.

 
Send this to a friend