• Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Minggu, Mei 17, 2026
  • Login
  • Register
Kawan Islam
Advertisement
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login
No Result
View All Result
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login
No Result
View All Result
Kawan Islam
No Result
View All Result

Tajul Arus: Ahli maksiat dan Al Muhsin

Ibnu Athaillah as sakandari

M. Zahri Johan by M. Zahri Johan
Desember 17, 2025
in Akhlak, Pengetahuan Islam
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat

Tulisan Lain(Dibaca Kawanmu)

Apakah Agama Hanya Ilusi? Membaca Kritik Sigmund Freud Terhadap Iman

Tajul Arus: Bahaya Maksiat

Tajul Arus: Bekas Maksiat

  • 0shares
  • 0
  • 0
  • 0

Perumpamaan orang yang maksiat itu seperti periuk/kuali yang masih baru dan dibawahnya dinyalakan api, sebentar saja kuali tersebut akan jadi hitam. Apabila kamu segera mencucinya, maka kuali akan bersih kembali. Akan tetapi bila dIbiarkan, dan digunakan memasak berkali-kali, maka noda hitamnya akan semakin menempel. Dan semakin sulit dibersihkan sehingga akan pecah dan meskipun dicuci tidak akan berguna lagi. Maka dari itu Taubat merupakan perkara yang bisa membersihkan hitamnya hati. Apabila hati sudah bersih, maka akan muncul macam-macam amal baik, dan menebarkan semerbak mewangi penerimaan dari oleh Allah SWT.

Berusahalah mencari taubat dari Allah terus menerus. Sungguh apabila kamu bisa mendapatkan taubat maka waktumu pasti akan menjadi berkualitas, karena taubat itu salah satu anugerah pemberian Allah yang diberikan kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Jadi apabila kamu diberi anugerah taubat, itu menunjukkan kamu dicintai oleh Allah. Allah SWT telah berfirman yang artinya: ”Sesungguhnya Allah cinta pada orang-orang yang bertaubat dari dosa, dan cinta pada orang-orang yang bersesuci dari kotoran”.

Sesungguhnya tidak ada orang yang menginginkan sesuatu, kecuali dia mengetahui kedudukan sesuatu tersebut. Walaupun kamu menebar yaqut/berlian bernilai tinggi di depan ternak, mereka tidak akan tertarik sebab yang mereka sukai adalah dedak. Maka termasuk golongan manakah engkau ? Jika engkau bertaubat maka engkau termasuk golongan orang2 yang dicintai, apabila tidak bertaubat maka engkau termasuk golongan orang yang zalim.

وَمَنْ لَّمْ يَتُبْ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ

…Siapa yang tidak bertobat, mereka itulah orang-orang zalim. (QS. Al-Hujurat : 11)

Janganlah engkau berputus asa dari jalan taubat dengan berkata, “Aku telah berulangkali bertaubat tapi masih terus melanggar”. Sesungguhnya orang yang menderita sakit akan terus berharap sembuh melalui berobat selagi ruh dikandung badan. Ketika seorang hamba bertaubat maka bergembiralah rumahnya di surga, dan berbahagia pula langit dan bumi juga Rasulullah saw

لَقَدْ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلٌ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِيْنَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ

Sungguh, benar-benar telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri. Berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, dan (bersikap) penyantun dan penyayang terhadap orang-orang mukmin. (QS Taubah : 128)

Allah swt tidak berkenan apabila kamu hanya menjadi pecinta, tapi Allah ridho kalau kamu menjadi orang yang dicintai-Nya. Maka dimanakah kedudukan orang yang dikasihi dan orang yang mengasihi? Sangat tercela seorang hamba yang mengetahui kebaikan Dzat yang memberi kebaikan pada dirinya, lalu dia berani maksiat/durhaka kepada Dzat yang memberi kebaikan.

Orang yang maksiat tidak akan pernah mengetahui kebaikan Dzat yang memberinya kebaikan. Tidak akan tahu kedudukan Dzat yang memberi kebaikan, apabila dia tidak mau meneliti (ngawasi) Dzat yang memberi kebaikan. Orang yang sibuk pada selain Allah dia tidak akan beruntung. Anda mengerti jika nafsu itu mengajak pada kerusakan akan tetapi anda selalu mengikuti ajakannya. Anda mengerti kalau hati itu mengajak kepada kebenaran tapi Anda selalu mengingkari ajakannya. Anda mengerti kedudukan Tuhan yang dimaksiati / durhakai, tapi tetap juga melakukan maksiat.

Seumpama orang itu tahu persifatan Tuhan yang didurhakai dengan sifat ke-Agungan-Nya, tentu dia tidak akan berani menghadapinya dengan melakukan maksiat. Seumpama dia tahu betapa dekatnya Tuhan dan dia selalu di awasi, tentu dia tidak akan berani melanggar semua yang sudah dilarang oleh Tuhannya.  Seumpama orang itu tahu bekas dari dosa baik yang ada di dunia maupun di akhirat baik dalam keadaan tersembunyi maupun nyata, tentu orang tersebut malu pada Tuhannya. Dan seumpama orang itu tahu kalau dirinya dalam genggaman (kekuasaan) Tuhannya, tentu orang itu tidak akan berani mengingkarinya.

 

Kontributor: Devi Haniatur Rosyidah

  • 0shares
  • 0
  • 0
  • 0
Tags: Ibnu AthaillahTajul Arus
Previous Post

Tajul Arus: Bahaya Maksiat

Next Post

Tajul Arus: Jalan Kembali ke Cahaya

M. Zahri Johan

M. Zahri Johan

M. Zahri Johan #Aktivitas a. Ketua Ponpes Progresif Fathimah al-Amin b. Guru MAN 2 Kota Semarang c. Pengasuh kawanislam.com # Motto Karakter adalah dasar prestasi

Related Posts

Apakah Agama Hanya Ilusi? Membaca Kritik Sigmund Freud Terhadap Iman
Islam dan Sains

Apakah Agama Hanya Ilusi? Membaca Kritik Sigmund Freud Terhadap Iman

Maret 17, 2026
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat
Akhlak

Tajul Arus: Bahaya Maksiat

Desember 18, 2025
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat
Akhlak

Tajul Arus: Bekas Maksiat

Desember 18, 2025
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat
Akhlak

Tajul Arus: Mudharat Maksiat

Desember 18, 2025
Jaminan Surga di Balik Sebuah Titipan: Mengupas Keutamaan Akad Wadī’ah
Qur'an & Hadits

Separuh Iman yang Sering Terlupakan: Mengapa Bersuci Bukan Hanya Soal Fisik?

Desember 17, 2025
Please login to join discussion

Recommended

MEMBENTUK KARAKTER DENGAN SHALAT JUM’AT

Oktober 30, 2018

MERINDUKAN PEMIMPIN YANG BERANI DAN BERNURANI

November 27, 2018

Don't miss it

Memetik Buah Hikmah dari Pohon di Badar
Hikmah & Muhasabah

Memetik Buah Hikmah dari Pohon di Badar

Desember 12, 2023
Syaikh Nawawi Al-Bantani Dan Kontribusinya Pada Tradisi Pendidikan Islam di Indonesia
Pengetahuan Islam

Syaikh Nawawi Al-Bantani Dan Kontribusinya Pada Tradisi Pendidikan Islam di Indonesia

Desember 10, 2023
HIJRAH
Pengetahuan Islam

HIJRAH

Oktober 26, 2022
Gunung Pelangi di Cina
Islam dan Sains

Gunung Pelangi di Cina

Juni 4, 2020
Mencampur Beberapa Madzhab (Talfiq)
Cerpen

IBUKU INGIN MENUNAIKAN IBADAH HAJI

Juni 4, 2020
Kiriman Pembaca

Peran Keluarga dalam Mendidik Anak

November 29, 2018

KawanIslam.com merupakan media remaja Islam Indonesia untuk..

Categories

  • Acara
  • Agama
  • Akhlak
  • Artikel
  • Berita
  • Cerpen
  • Forum Rohis
  • Hikmah & Muhasabah
  • Hukum
  • Islam dan Sains
  • Kirim ke kawanislam
  • Kiriman Pembaca
  • Kisah Inspiratif
  • Kolom Guru & Orang Tua
  • Konsultasi
  • Pengetahuan Islam
  • Psikologi
  • Qur'an & Hadits
  • Sejarah dan Budaya
  • Video
  • World

Browse by Tag

akhlak cerpen cinta rasul Dakwah era digital demokrasi forum guru forum orang tua Haji hikmah Ibnu Athaillah Indonesia Islam islam dan sains islam nusantara karakter anak kebahagiaan Kesabaran kesetaraan gender kisah sufi Man 2 Semarang maulid nabi Maulud Nabi Ibrahim nafs NKRI pendidikan karakter Rohis sains Sains islam santriprogresif Sejarah sejarah islam sholat khusyu' sirah Nabawi siroh solusi spiritualitas beragama sufi tafsir Tajul Arus Taqwa tasawuf tokoh sufi Toleransi Umrah

Recent News

Dari Bandeng hingga Branding, Pengabdian Masyarakat FSM UNDIP Bekali 50 Santri Fathimah Al-Amin Skill Wirausaha

Dari Bandeng hingga Branding, Pengabdian Masyarakat FSM UNDIP Bekali 50 Santri Fathimah Al-Amin Skill Wirausaha

April 28, 2026
Rajut Silaturahmi, Eratkan Ukhuwah: Jamaah Haji SOC 16 Gelar Halal Bihalal di Fathimah Al-Amin

Rajut Silaturahmi, Eratkan Ukhuwah: Jamaah Haji SOC 16 Gelar Halal Bihalal di Fathimah Al-Amin

April 16, 2026

© 2018 KawanIslam - Web Developer KawanIslam.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tajul Arus: Bahaya Maksiat

Tajul Arus: Ahli maksiat dan Al Muhsin

 
Tajul Arus: Jalan Kembali ke Cahaya
No Result
View All Result
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login

© 2018 KawanIslam - Web Developer KawanIslam.

 
Send this to a friend