• Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Selasa, Juni 9, 2026
  • Login
  • Register
Kawan Islam
Advertisement
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login
No Result
View All Result
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login
No Result
View All Result
Kawan Islam
No Result
View All Result

Memacu Spirit Kebhinekaan

Adkha Bukhori by Adkha Bukhori
November 29, 2018
in Artikel

Tulisan Lain(Dibaca Kawanmu)

Ketika Pernikahan Tak Lagi Bisa Dipertahankan: Memahami Khulu’ dalam Islam

Ketika Dosa Menjadi Kabut Iman: Pelajaran Berharga dari Kitab Tajul Arus

Eksistensi Santri Progresif di Era Digital dalam Menjaga Ghirah Dakwah

  • 0shares
  • 0
  • 0
  • 0

Kebhinekaan Indonesia menjadi simbol warisan peradaban bangsa yang harus kita jaga bersama. Kemajuan masa depan bangsa tidak dapat dilepaskan dari budaya yang berkembang, maka keberagaman ini harus kita jaga, demi menjaga nilai kearifan dan nilai keluhuran bangsa Indonesia.

Dahulu, bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang ramah, sopan, santun dan menjunjung tinggi Nilai kebhinekaan. Bangsa Indonesia tidak hanya tersusun atas satu agama, suku atau wilayah saja, namun sangat bervariasi dari sabang hingga merauke. Ukhuwah (persatuan) inilah yang harus kita pegang teguh.

Identitas keberagamaan bangsa semakin tergerus oleh pesatnya integrasi globalisasi. Salah satunya adalah media sosial yang tidak terbendung lagi saat ini. Berita-berita hoax menjadi virus penyebar kebencian yang secara keseluruhan dapat meruntuhkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Nalar narasi intoleran, radikalisme, bahkan ekstrimisme yang disebar sangat kuat dalam meruntuhkan persatuan dan kesatuan Indonesia. Oleh karena itu, interpretasi media sosial harus dapat memberikan realitas yang sebenarnya, bukan yang provokatif atau diskriminatif. Oleh karena itu, kita harus siap menghadapi globalisasi (merah: media sosial) yang begitu meluasnya dengan memperteguh karakter nasionalisme dan patriotisme.

Berdasarkan hasil survei INFID tahun 2016 hingga 2017, biaya yang terjadi saat ini masih tergolong tinggi dan bisa berubah. Data hasil survei yang tersedia 12,5 persen pemuda bisa terdorong menjadi teroris karena kegagalan dalam kehidupan sosial. Ada pula yang menggunakan kekerasan yang disebut sebagai salah satu cara yang tepat untuk kaum kafir sebanyak 22,2 persen.

Dengan demikian, adat istiadat kita menolak adanya bentuk radikalisasi atau tindak kekerasan berdasarkan agama. Dengan demikian, pemuda Indonesia masih ada harapan untuk menjadi penjaga dan penggerak, perdamaian dan keberagaman. Oleh sebab itu, kenaikan nilai-biaya dan kebhinekaan harus ditanamkan sejak dini.

Berbagai kegiatan edukatif perlu dilakukan untuk mengenalkan dan melestarikan semangat kebhinekaan. Jangan sampai terjadi perpecahan dan permusuhan antar suku, agama dan budaya. Pasalnya, fenomena hoax, intoleran, radikalisme, dan ekstrimisme membuktikan bahwa negara ini pada status waspada. Perlu menggairahkan lagi, semboyan Pancasila kita, “Bhineka Tungal Ika “.

Peran Pemuda

Generasi muda adalah figur pewaris tongkat estafet kepemimpinan bangsa di masa mendatang. Negara akan maju, jika pemuda-pemudanya memiliki karakter yang kokoh. Menjaga keutuhan dan merawat bangsa melalui semangat keberagaman. Dalam rangka menangkal ancaman radikalisme, ekstrimisme, dan intoleransi, pemuda akan melakukan hal ini yaitu teguh pada prinsip, sopan patriotis dan nasionalis, serta moralitas tinggi ( akhlaqul karimah ).

Pertama , sikap teguh pada pendirian. Gejala intoleransi, ekstrimis, dan diskriminatif harus kita cegah sejak dini. Pemuda harus memiliki komitmen tinggi, saling menghormati dan gotong royong antar sesama bahkan dalam perbedaan suku, ras, atau agama. Sosok pemuda harus bermental teguh pendirian, generasi muda tidak tergoyahkan oleh paham radikalisme atau bentuk diskriminatif.

Kedua , menumbuhkan sikap patriotik dan nasionalis. Kekerasan dan konflik yang mengatasnamakan agama, jelas telah salah. Persoalan-persoalan sosial-kemanusiaan, pengangguran, kemiskinan, dan krisis moral yang menimpa bangsa ini tidak dapat dituntaskan dengan saling mementingkan ego suku, ras atau agama tertentu. Akan tetapi, kerjasama yang baik antar suku, ras dan orang dalam hal ini sangat diperlukan. Dengan ini, sikap patriotik dan nasonalis harus ditanamkan sejak dini.

Ketiga , moralitas yang tinggi. Perubahan budaya yang tengah marak saat ini, sangat rawan memunncukan demoralisasi. Sebaran berita fitnah, cacian, dan makian menjadi penyebab lunturnya karakter bangsa. Begitu pula, serangan berita tipuan (hoax) dan pemberitaan yang diskriminatif menambah beban yang mengancam keruntuhan sendi-sendi bangsa. Maka dari itu, penanaman moralitas menjadi hal dasar yang harus dibina. Moralitas yang baik akan mampu menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi pemuda saat ini. Tak khayal, jika bangsa yang disebut baldatun thayibatun , pasti sejalan dengan moralitas masyarakatnya yang baik pula.

Oleh sebab itu, marilah kita semua terus-menerus bekerja bersama-sama untuk membangun semangat kebhinekaan, menciptakan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan, serta memperbaiki kehidupan masyarakat dan  moralitas masyarakat. Dengan demikian, akan terciptalah keseimbangan sosial dan keramahan yang indah di masyarakat yang berbeda-beda ini. Aamiin.

  • 0shares
  • 0
  • 0
  • 0
Tags: Bhineka Tunggal Ikaislam indonesiaNKRI
Previous Post

Ah, Aku Memang Tak Pandai Membaca Kode

Next Post

Tinjauan Syariah dan Saintifik terhadap Perilaku Meminum Khamar

Adkha Bukhori

Adkha Bukhori

Adkha Bukhori #Aktivitas a. Pemerhati Pendidikan, Kepemimpinan dan Kepemudaan b. Pengajar di Griya Qur'an Al Hidayah Sleman, DIY c. Mahasiswa Double Degree Magister Ketahanan Nasional UGM & Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Kalijaga d. Peraih Pemuda Berprestasi Scholarship Kemenpora RI e. Penulis opini, artikel, dan jurnal penelitian # Motto Hiasilah hidupmu dengan ilmu dan perjuangkan dengan amal sholehmu

Related Posts

Ketika Pernikahan Tak Lagi Bisa Dipertahankan: Memahami Khulu’ dalam Islam
Artikel

Ketika Pernikahan Tak Lagi Bisa Dipertahankan: Memahami Khulu’ dalam Islam

Juni 9, 2026
Ketika Dosa Menjadi Kabut Iman: Pelajaran Berharga dari Kitab Tajul Arus
Artikel

Ketika Dosa Menjadi Kabut Iman: Pelajaran Berharga dari Kitab Tajul Arus

Juni 8, 2026
Eksistensi Santri Progresif di Era Digital dalam Menjaga Ghirah Dakwah
Akhlak

Eksistensi Santri Progresif di Era Digital dalam Menjaga Ghirah Dakwah

Desember 4, 2025
Mahasantri: Pengawal Kemerdekaan Menuju Peradaban Dunia
Akhlak

Mahasantri: Pengawal Kemerdekaan Menuju Peradaban Dunia

Desember 4, 2025
Dari Pesantren Menuju Peradaban Dunia: Kiprah Santri dalam Merawat Indonesia dan Menebar Inspirasi Global
Akhlak

Dari Pesantren Menuju Peradaban Dunia: Kiprah Santri dalam Merawat Indonesia dan Menebar Inspirasi Global

Desember 4, 2025
Please login to join discussion

Recommended

Ayat-Ayat Riba

Cukup 1 Tahun Menghafal Al-Qur’an

Juni 4, 2020
Mimpi Hari Perhitungan

Mimpi Hari Perhitungan

November 2, 2022

Don't miss it

Abu al-Hasan Al-Syadzili
Pengetahuan Islam

Abu al-Hasan Al-Syadzili

Juni 27, 2023
Ayat-Ayat Riba
Pengetahuan Islam

Al-Qur’an sebagai Guide

Juni 4, 2020
9 Mukjizat Nabi Musa
Pengetahuan Islam

9 Mukjizat Nabi Musa

Agustus 29, 2020
Kiriman Pembaca

 HUBUNGAN GURU DAN PESERTA DIDIK MAKIN MENJAUH

Oktober 21, 2018
social changes
Artikel

Transformasi Sosial

Agustus 30, 2023
Hikmah & Muhasabah

BELAJAR DARI KEDERMAWANAN OZIL DAN POGBA

November 2, 2018

KawanIslam.com merupakan media remaja Islam Indonesia untuk..

Categories

  • Acara
  • Agama
  • Akhlak
  • Artikel
  • Berita
  • Cerpen
  • Forum Rohis
  • Hikmah & Muhasabah
  • Hukum
  • Islam dan Sains
  • Kirim ke kawanislam
  • Kiriman Pembaca
  • Kisah Inspiratif
  • Kolom Guru & Orang Tua
  • Konsultasi
  • Pengetahuan Islam
  • Psikologi
  • Qur'an & Hadits
  • Sejarah dan Budaya
  • Video
  • World

Browse by Tag

akhlak Amin Syukur cerpen cinta rasul Dakwah era digital demokrasi forum guru forum orang tua Haji hikmah hukum Ibnu Athaillah Indonesia Islam islam dan sains islam nusantara karakter anak kebahagiaan Literasi Man 2 Semarang maulid nabi Maulud muhasabah nafs NKRI NU pendidikan karakter renungan Rohis sains santriprogresif Sejarah sejarah islam sholat khusyu' sirah Nabawi solusi spiritualitas beragama sufi tafsir tafsir kontekstual Tajul Arus tasawuf tokoh sufi Toleransi Umrah

Recent News

Ketika Pernikahan Tak Lagi Bisa Dipertahankan: Memahami Khulu’ dalam Islam

Ketika Pernikahan Tak Lagi Bisa Dipertahankan: Memahami Khulu’ dalam Islam

Juni 9, 2026
Ketika Dosa Menjadi Kabut Iman: Pelajaran Berharga dari Kitab Tajul Arus

Ketika Dosa Menjadi Kabut Iman: Pelajaran Berharga dari Kitab Tajul Arus

Juni 8, 2026

© 2018 KawanIslam - Web Developer KawanIslam.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Memacu Spirit Kebhinekaan

 
Menangkal Virus Hoax
No Result
View All Result
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login

© 2018 KawanIslam - Web Developer KawanIslam.

 
Send this to a friend