• Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Sabtu, Mei 16, 2026
  • Login
  • Register
Kawan Islam
Advertisement
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login
No Result
View All Result
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login
No Result
View All Result
Kawan Islam
No Result
View All Result

Toleransi dan Etika Dalam Pergaulan

Ahmad Riyatno by Ahmad Riyatno
Juni 3, 2020
in Akhlak, Pengetahuan Islam
Toleransi dan Etika Dalam Pergaulan

Pope Francis embraces Al-Azhar's Grand Imam Ahmed al-Tayeb during a meeting at Cairo, Egypt April 28, 2017. REUTERS/Mohamed Abd El-Ghany

Tulisan Lain(Dibaca Kawanmu)

Apakah Agama Hanya Ilusi? Membaca Kritik Sigmund Freud Terhadap Iman

Tajul Arus: Bahaya Maksiat

Tajul Arus: Bekas Maksiat

  • 5shares
  • 3
  • 0
  • 2

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ

قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ ﴿١﴾ لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ ﴿٢﴾ وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ ﴿٣﴾ وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ ﴿٤﴾ وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ ﴿٥﴾ لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ ﴿٦﴾

Melihat judul tersebut, bisa merujuk surat al-Kafirun yang sebagai jawabannya. Surat al-Kafirun diturunkan di Mekah dan  merupakan surat yang ke 109 dengan 6 ayat,  diturunakan sebagai jawaban atas ajakan tokoh-tokoh Quraisy  yaitu Walid bin Mughirah, al-Aswad bin Abdul Mutalib, Umayah bin Khalaf  serta punggawa Quraish yang lain  kepada Nabi Muhammad  SAW agar Rasul mau berkompromi  dengan bergantian dalam menyembah Tuhan. Mereka akan menyembah  Tuhan yang disembah  Nabi Muhammad SAW, dalam waktu yang lain, orang kafir Quraish meminta Rasul menyembah Tuhannya. Namun semua rayuan itu ditolak Rasul dengan konsekuensi  Rasul dan para sahabat mendapatkan  intimidasi bahkan ancaman dan  pembunuhan. Tidak sedikit pun Rasul dan sahabat yang setia gentar akan semua semua ancaman yang dilakukannya.

Surat al-Kafirun ayat 1-3 menjelaskan dengan tegas tidak mungkin ada titik temu antara Rasul saw dan para pembesar Quraish, hal ini disebabkan kekufuran yang sudah melekat pada diri mereka sehingga tidak ada harapan sedikitpun , kemungkinan masa kini dan masa datang untuk bekerjasama. Orang kafir adalah orang yang tidak taat dan patuh terhadap Allah SWT atau menolak kebenaranNya dan tidak mau menyembah, beribadah kepada Allah SWT

Pada ayat 4-5 menyatakan kekuatan dan konsistensi Rasul dalam pengabdian kepada Allah SWT dalam artian tidak akan berubah dalam  obyek penyembahan yang berdasar petunjuk Allah SWT sedangkan orang kafir menyembah Tuhan berdasarkan hawa nafsu belaka. Dalam surat al-Kafirun Rasul saw mengajarkan kepada umat Islam hendaknya mempunyai kepribadian yang teguh dan kuat serta tidak tergoyahkan oleh keadaan apapun yang menerpanya.

Manusia hidup di dunia mengalami dua tarikan yaitu Malaikat dan Iblis.  Malaikat akan selalu mengajak kepada kebaikan konsisten dalam keimanan dan ketakwaan sedang setan mengajak kepada kekufuran pada Allah SWT dan Iblis tidak rela bila umat Nabi Muhammad SAW masuk surga maka di godalah manusia kedalam kemaksiatan dengan sekuat tenaga mereka hingga umat  Rasul saw tersungkur masuk ke dalam Neraka. Dalam sisi yang lain,  ketika hidup di dunia, Allah SWT sebagai sang Pencipta seluruh makhluk manusia memberi  potensi untuk  mengalahkan setan yang selalu menggoda manusia dengan selalu berdoa.

Surat al-Kafirun ayat 6 merupakan pengakuan aksitensi secara timbal balik yaitu untukmu agamamu dan untukku agamaku. Dengan demikian masing-masing pihak dapat melaksanakan apa yang dianggapnya benar dan baik tanpa memaksakan pendapat kepada orang lain dan sekaligus mengabaikan keyakinan masing-masing.  Ibn Jarir At-Thabari menjelaskan mengenai ayat ke 6 yaitu  “ Bagi kalian agama kalian, jangan kalian tinggalkan selamanya karena itulah akhir hidup yang kalian pilih dan kalian sulit melepaskannya. Begitu pula kalian akan mati dalam diatas agama  tersebut. Sedangkan untukku agama yang kuanut, aku tidak meninggalkan agamaku selamanya, karena sejak dahulu sudah diketahui bahwa aku tidak akan berpindah ke agama selain itu”.          Dengan turunnya Surat al-Kafirun musnahlah harapan orang Kafir Quraish untuk merayu Nabi Muhammad saw agar mau ikut dalam menyembah berhala dan Allah secara bergantian, Rasul saw tetap kukuh terhadap agama Islam. Sekali lahir beragama Islam sampai matipun tetap beragama Islam itulah prinsip yang semestinya kita pegang, keluarga kita khususnya  dan umat Islam pada umumnya

Akhir dari tulisan ini sebagai seorang muslim harus mempunyai prinsip Islam mengajarkan saling menghargai, menyayangi, saling bertoleransi dan  menjaga keharmonisan dalam beragama karena di Indonesia banyak agama dengan tidak mengorbankan aqidah dan keimanan yang sudah dibangun sejak kecil, mencampuradukkan agama yang kita anut dengan agama lain. Namum dalam urusan muamalah (duniawi) kita boleh saling bekerjasama tapi dalam urusan aqidah, agama   Bagimu agamu, bagiku agamaku

  • 5shares
  • 3
  • 0
  • 2
Tags: Hikmah toleransi
Previous Post

Madu: Obat Mujarab dalam Al-Quran

Next Post

BELAJAR DARI NABI AYUB, AS

Ahmad Riyatno

Ahmad Riyatno

Aktivitas: -Guru Al-Qur'an Hadits, Ilmu Kalam MAN 2 Kota Semarang -Trainer ESQ Bina Hati Ikhlas Beramal -Takmir Masjid Al-Ikhlas Sambirejo Semarang - Khotib, pengisi rutin pengajian di kota Semarang - Pengarang buku " Guru pun Semakin Seksi" - kontributor artikel di beberapa surat kabar Motto : Menjadikan hidup berkah dengan menolong sesama Visi : Sejahtera Dunia Akhirat Bersama Keluarga

Related Posts

Apakah Agama Hanya Ilusi? Membaca Kritik Sigmund Freud Terhadap Iman
Islam dan Sains

Apakah Agama Hanya Ilusi? Membaca Kritik Sigmund Freud Terhadap Iman

Maret 17, 2026
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat
Akhlak

Tajul Arus: Bahaya Maksiat

Desember 18, 2025
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat
Akhlak

Tajul Arus: Bekas Maksiat

Desember 18, 2025
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat
Akhlak

Tajul Arus: Mudharat Maksiat

Desember 18, 2025
Jaminan Surga di Balik Sebuah Titipan: Mengupas Keutamaan Akad Wadī’ah
Qur'an & Hadits

Separuh Iman yang Sering Terlupakan: Mengapa Bersuci Bukan Hanya Soal Fisik?

Desember 17, 2025
Please login to join discussion

Recommended

KISAH TENTANG HUSEIN SI GILA

KISAH TENTANG HUSEIN SI GILA

Juni 4, 2020
GERAKAN SEDEKAH

GERAKAN SEDEKAH

Juni 4, 2020

Don't miss it

Tajul Arus: Terhalang dari Munajat
Akhlak

Tajul Arus: Jalan Kembali ke Cahaya

Desember 17, 2025
Ayat-Ayat Riba
Pengetahuan Islam

Ayat-Ayat Riba

Juni 4, 2020
Lebih Utama Mana: Qurban atau Aqiqah?
Agama

Lebih Utama Mana: Qurban atau Aqiqah?

Juni 4, 2020
Kecerdasan Emosional Nabi SAW (2)
Akhlak

Kecerdasan Emosional Nabi SAW (2)

Juni 4, 2020
Hakikat Bencana, Takdir Tuhan atau Ulah Manusia?
Pengetahuan Islam

Hakikat Bencana, Takdir Tuhan atau Ulah Manusia?

Juni 4, 2020
HM Amin Syukur, Guru Besar Ilmu Tasawuf Itu Telah Tiada
Berita

HM Amin Syukur, Guru Besar Ilmu Tasawuf Itu Telah Tiada

Agustus 16, 2025

KawanIslam.com merupakan media remaja Islam Indonesia untuk..

Categories

  • Acara
  • Agama
  • Akhlak
  • Artikel
  • Berita
  • Cerpen
  • Forum Rohis
  • Hikmah & Muhasabah
  • Hukum
  • Islam dan Sains
  • Kirim ke kawanislam
  • Kiriman Pembaca
  • Kisah Inspiratif
  • Kolom Guru & Orang Tua
  • Konsultasi
  • Pengetahuan Islam
  • Psikologi
  • Qur'an & Hadits
  • Sejarah dan Budaya
  • Video
  • World

Browse by Tag

akhlak cerpen cinta rasul Dakwah era digital demokrasi forum guru forum orang tua Haji hikmah Ibnu Athaillah Indonesia Islam islam dan sains islam nusantara karakter anak kebahagiaan Kesabaran kesetaraan gender kisah sufi Man 2 Semarang maulid nabi Maulud Nabi Ibrahim nafs NKRI pendidikan karakter Rohis sains Sains islam santriprogresif Sejarah sejarah islam sholat khusyu' sirah Nabawi siroh solusi spiritualitas beragama sufi tafsir Tajul Arus Taqwa tasawuf tokoh sufi Toleransi Umrah

Recent News

Dari Bandeng hingga Branding, Pengabdian Masyarakat FSM UNDIP Bekali 50 Santri Fathimah Al-Amin Skill Wirausaha

Dari Bandeng hingga Branding, Pengabdian Masyarakat FSM UNDIP Bekali 50 Santri Fathimah Al-Amin Skill Wirausaha

April 28, 2026
Rajut Silaturahmi, Eratkan Ukhuwah: Jamaah Haji SOC 16 Gelar Halal Bihalal di Fathimah Al-Amin

Rajut Silaturahmi, Eratkan Ukhuwah: Jamaah Haji SOC 16 Gelar Halal Bihalal di Fathimah Al-Amin

April 16, 2026

© 2018 KawanIslam - Web Developer KawanIslam.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Madu: Obat Mujarab dalam Al-Quran

Toleransi dan Etika Dalam Pergaulan

 
BELAJAR DARI NABI AYUB, AS
No Result
View All Result
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login

© 2018 KawanIslam - Web Developer KawanIslam.

 
Send this to a friend