• Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Rabu, April 22, 2026
  • Login
  • Register
Kawan Islam
Advertisement
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login
No Result
View All Result
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login
No Result
View All Result
Kawan Islam
No Result
View All Result

Islam dan Budaya

Ahmad Rouf by Ahmad Rouf
Juni 4, 2020
in Pengetahuan Islam, Sejarah dan Budaya
Islam dan Budaya

Tulisan Lain(Dibaca Kawanmu)

Apakah Agama Hanya Ilusi? Membaca Kritik Sigmund Freud Terhadap Iman

Tajul Arus: Bahaya Maksiat

Tajul Arus: Bekas Maksiat

  • 0shares
  • 0
  • 0
  • 0

Ahmad Syafii Maarif (2009:16-17) menjelaskan bahwa Islam lahir dan berkembang sepenuhnya dalam darah dan daging sejarah, tidak dalam kevakuman budaya dan tidak pula dalam ruang sunyi yang jauh dari keramaian suasana kota. Islam lahir dan berkembang dalam iklim komersial Quraisy yang ganas, panas, dan urban sifatnya. Islam lahir bukan dalam suasana pedesaan yang sunyi yang serba statis di lingkungan suku Badwi.

Setelah Nabi Saw menerima wahyu pertama di Gua Hira pada tahun 610, beliau tidak lagi berkunjung ke sana untuk selamanya, tetapi langsung terjun ke tengah masyarakat yang sudah sekian lama didera dan diimpit oleh ketidakadilan dan diskriminasi. Pada awalnya Nabi bergerak di lingkungan keluarga terdekatnya, kemudian secara berangsur ke tengah publik.

Sebagai agama sejarah, Islam telah sedang, dan akan terus berinteraksi dan bergumul dengan lingkngan yang berubah sebagai buah dari perubahan sosial yang tidak mengenal henti, dengan tujuan untuk mengarahkan perubahan itu agar tidak tergelincir dari jalan lurus kenabian, yaitu jalan kemanusiaan dan keadilan.

Dapatkah orang misalnya memisahkan antara kelahiran Islam dan lingkungan kearaban? Tentu tidak mungkin. Hanya mereka yang buta sejarah yang akan berteori bahwa Islam muncul dalam kevakuman budaya. Al-Qur’an saja diabadikan dalam bahasa Arab, bahasa ibu Nabi Muhammad Saw sebagai pembawa wahyu. Yang dilarang adalah memberhalakan kampung halaman, suku, ras, bangsa dan paham yang pada titik tertentu menimbulkan chauvinisme.

Islam memang bersifat universal dalam hakikat ajaran dan misi kemanusiaan. Tetapi praktik sosial Islam dalam format budaya sebagai suku bangsa tidak mungkin bebas dari pengaruh lokal, nasional, ataupun global. Menurut Ketua Umum PP Muhammadiyah 2000-2005, hal ini adalah alamiah. Orang tidak perlu berdebat tentang partikularitas Islam yang sudah menyejarah. Yang harus dikawal adalah doktrin pokoknya yang berupa tauhid, iman, dan amal shaleh. Ia tidak boleh tercemar dan harus utuh sebagai fundamen dari sistem iman seorang Muslim. Sehingga bukanlah kesalahan terminologis jika ada sebutan Islam India, Islam Afganistan, Islam Nigeria, Islam Indonesia dengan segala variasinya.

  • 0shares
  • 0
  • 0
  • 0
Previous Post

Islam Indonesia di Era Reformasi (2)

Next Post

Islam Indonesia di era reformasi (1)

Ahmad Rouf

Ahmad Rouf

Nama: Ahmad Rouf Email: roufahmadindo@gmail.com - Staff Administrasi Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jawa Tengah - Sekretaris Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kota Semarang - Pendamping kelompok Asmarandhana Program Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Inklusif Berbasis Kelompok Subsistence Bank Indonesia KPw Jawa Tengah - Dosen Universitas Wahid Hasyim Semarang

Related Posts

Apakah Agama Hanya Ilusi? Membaca Kritik Sigmund Freud Terhadap Iman
Islam dan Sains

Apakah Agama Hanya Ilusi? Membaca Kritik Sigmund Freud Terhadap Iman

Maret 17, 2026
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat
Akhlak

Tajul Arus: Bahaya Maksiat

Desember 18, 2025
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat
Akhlak

Tajul Arus: Bekas Maksiat

Desember 18, 2025
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat
Akhlak

Tajul Arus: Mudharat Maksiat

Desember 18, 2025
Jaminan Surga di Balik Sebuah Titipan: Mengupas Keutamaan Akad Wadī’ah
Qur'an & Hadits

Separuh Iman yang Sering Terlupakan: Mengapa Bersuci Bukan Hanya Soal Fisik?

Desember 17, 2025
Please login to join discussion

Recommended

Memetik Buah Hikmah dari Pohon di Badar

Pelajaran dari Uhud

Desember 17, 2025
ABRAHAH

ABRAHAH

Juni 4, 2020

Don't miss it

Pengetahuan Islam

Alasan Berdirinya Sebuah Negara

Oktober 23, 2018
Tajul Arus: Terhalang dari Munajat
Akhlak

Tajul Arus: Siapa mau Membeli Daganganku?

Desember 17, 2025
Memetik Buah Hikmah dari Pohon di Badar
Akhlak

Pelajaran dari Uhud

Desember 17, 2025
Galaktosemia Kelaianan Akibat Tidak Bisa Mencerna Susu
Islam dan Sains

Galaktosemia Kelaianan Akibat Tidak Bisa Mencerna Susu

Juni 4, 2020
JILBAB
Hukum

JILBAB

Juni 3, 2020
BERSAMA SANTRI, NKRI HARGA MATI, DAMAILAH NEGERI
Artikel

BERSAMA SANTRI, NKRI HARGA MATI, DAMAILAH NEGERI

Juni 4, 2020

KawanIslam.com merupakan media remaja Islam Indonesia untuk..

Categories

  • Acara
  • Agama
  • Akhlak
  • Artikel
  • Berita
  • Cerpen
  • Forum Rohis
  • Hikmah & Muhasabah
  • Hukum
  • Islam dan Sains
  • Kirim ke kawanislam
  • Kiriman Pembaca
  • Kisah Inspiratif
  • Kolom Guru & Orang Tua
  • Konsultasi
  • Pengetahuan Islam
  • Psikologi
  • Qur'an & Hadits
  • Sejarah dan Budaya
  • Video
  • World

Browse by Tag

akhlak Amin Syukur cerpen cinta rasul Dakwah era digital demokrasi forum guru forum orang tua Haji hikmah hukum Humor Ibnu Athaillah Indonesia Islam islam dan sains islam nusantara karakter anak kebahagiaan Kesabaran kisah sufi maulid nabi Muhammad Nabi Ibrahim nafs NKRI NU pendidikan karakter renungan Rohis sains Sejarah sejarah islam sholat khusyu' sirah Nabawi siroh spiritualitas beragama sufi tafsir Tajul Arus Taqwa tasawuf tokoh sufi Toleransi Umrah

Recent News

Rajut Silaturahmi, Eratkan Ukhuwah: Jamaah Haji SOC 16 Gelar Halal Bihalal di Fathimah Al-Amin

Rajut Silaturahmi, Eratkan Ukhuwah: Jamaah Haji SOC 16 Gelar Halal Bihalal di Fathimah Al-Amin

April 16, 2026
Apakah Agama Hanya Ilusi? Membaca Kritik Sigmund Freud Terhadap Iman

Apakah Agama Hanya Ilusi? Membaca Kritik Sigmund Freud Terhadap Iman

Maret 17, 2026

© 2018 KawanIslam - Web Developer KawanIslam.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Islam Indonesia di Era Reformasi (2)

Islam dan Budaya

 
Islam Indonesia di era reformasi (1)
No Result
View All Result
  • Kiriman Pembaca
    • Kirim ke kawanislam
    • Berita
    • Kiriman Pembaca
    • Kolom Guru & Orang Tua
    • Forum Rohis
  • Kisah Inspiratif
    • Cerpen
    • Hikmah & Muhasabah
  • Konsultasi
    • Agama
    • Psikologi
  • Pengetahuan Islam
    • Akhlak
    • Hukum
    • Qur’an & Hadits
    • Sejarah dan Budaya
    • Islam dan Sains
    • Artikel
  • Pesantren Progresif Fathimah Al Amin
    • Profil Pesantren
  • Login

© 2018 KawanIslam - Web Developer KawanIslam.

 
Send this to a friend